Tampilkan postingan dengan label Literature & Fiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Literature & Fiction. Tampilkan semua postingan


         
  • Judul : Lupa Endonesa
  • Penulis : Sujiwo Tejo
  • ISBN : 9786028811873
  • Jumlah halaman : 232
  • Tahun terbit : 2012
  • Penerbit : Bentang Pustaka
  • Rating Goodreads : 3.92 / 5.00
  • Rating Personal : 3.00 / 5.00



Sinopsis

Tak malu korupsi? Tak malu berperilaku buruk? Tak malu mencederai bangsa sendiri? Atau mungkin malu tak lagi menjadi tren?

Di buku ini, Sujiwo menulis hal-hal yang malu-malu, memalukan, atau tak memalukan tentang persoalan negeri ini. Juga cerita tentang orang-orang yang lupa akan bangsanya, Indonesia.

Dengan bahasa terselubung dan melibatkan Ponokawan, Jiwo menyentil banyak pihak dengan cerdas. Menohok, nyeleneh, tapi banyak benarnya. Pemikiran-pemikirannya akan membuat malu banyak pihak, terutama yang lupa bahwa dirinya adalah bangsa Indonesia yang berbudi pekerti luhur.




Review

Soon


    • Judul : Jiwo J#ncuk
    • Penulis : Sujiwo Tejo
    • ISBN : 9797805727
    • Jumlah halaman : 196
    • Tahun terbit : 2012
    • Penerbit : Gagas Media
    • Rating Goodreads : 3.98 / 5.00
    • Rating Personal : 4.00 / 5.00



    Sinopsis

    Puncak kangen paling dahsyat ketika dua orang tak saling menelepon
    tak saling SMS
    BBM-an
    dan lain lain tak saling
    namun diam diam keduanya saling mendoakan

    ***

    Bicara tentang cinta selalu tak berkesudahan. Kali ini Sujiwo Tejo, budayawan yang dikenal dengan gaya nyentrik, akan berbagi rasa tentang cinta dan bermacam hal yang dekat dengan kesehariannya lewat kata-kata. Berbicara tentang perempuan, kebudayaan, kemacetan kota, hingga filosofi sederhana kehidupan.

    Jiwo J#ncuk mengemas pemikiran-pemikiran dan ungkapan rasa Sujiwo Tejo dalam berbagai bentuk, mulai dari prosa, puisi, hingga kumpulan kicauannya di dunia virtual dengan akun @sudjiwotedjo. Hasil observasinya terhadap detail kehidupan disampaikan dengan bahasa yang santai, namun tetap sarat nilai dan kerap “menyentil”.

    Pemikirannya laksana bola liar. Loncat ke sana kemari, tapi selalu memberi ruang bagi para pembaca untuk ikut tenggelam dalam kata. Bahwa sejatinya kehidupan itu adalah terus bertanya di tiap kejadian, bahkan lewat tulisan yang tersampaikan.




    Review

    Mbah Jancuk ngomongin cinta tuh ibarat pengamat sepak bola bicara tentang tim kesayangannya. Mantap!!

    Buku ini juga ibarat paket lengkap, ada sajak, ada cerita2 pendek, ada kumpulan tweet, ada hasil lukisan juga, ada pemikiran dia tentang sehari2 yang diceritakan dengan versi wayang. Pokoknya the best!

    Kutipan yang paling diinget adalah kutipan yang dia tulis di sinopsisnya :

    Puncak kangen paling dahsyat ketika dua orang tak saling menelepon, tak saling SMS, BBM-an, dan lain lain tak saling. Namun diam diam keduanya saling mendoakan.

    :))))